Kamera Fujifilm XA2 Review
![]() |
| salah satu hasil foto dengan mirrorles fujifilm XA2 |
Kali ini saya akan membahas tentang salah satu kamera, yang mungkin sedang anda ingin beli. Daripada salah beli dan kalau udah beli tidak mengerti cara memakainya untuk apa. Saya akan membuat review tentang mirrorless camera seri X keluaran Fujifilm yang merupakan fungsi upgrade dari seri terdahulunya Fujufilm X-A1. Sebelum berbicara lebih jauh, ini adalah specnya :
| Model Name | FUJIFILM X-A2 |
|---|---|
| Number of effective pixels | 16.3 million pixels |
| Image sensor | 23.6mm x 15.6mm (APS-C) CMOS with primary color filter Total number of pixels: 16.5 million pixels
|
| Storage media | SD memory card / SDHC memory card / SDXC (UHS-I) memory card*1 |
| File format |
|
| Number of recorded pixels | L: (3:2) 4896 x 3264 / (16:9) 4896 x 2760 / (1:1) 3264 x 3264 M: (3:2) 3456 x 2304 / (16:9) 3456 x 1944 / (1:1) 2304 x 2304 S: (3:2) 2496 x 1664 / (16:9) 2496 x 1408 / (1:1) 1664 x 1664 |
| Lens mount | FUJIFILM X mount |
| Sensitivity | AUTO / Equivalent to ISO200 – 6400 (Standard Output Sensitivity) Extended output sensitivity: equivalent to ISO100 / 12800 / 25600 |
| Exposure control | TTL 256-zone metering, Multi / Spot / Average |
| Exposure mode | Programmed AE / Shutter priority AE / Aperture priority AE / Manual exposure |
| Exposure compensation | -2.0EV – +2.0EV, 1/3EV steps |
| Image Stabilizer | Supported with OIS type lens |
| Face detection | Yes |
| Eye detection | Yes |
| Shutter type | Focal Plane Shutter |
| Shutter speed (with mechanical shutter) | Advanced SR AUTO mode: 1/4 sec. to 1/4000 sec. All other modes: 30 sec. to 1/4000 sec. Bulb: max. 60 min. Synchronized shutter speed for flash: 1/180 sec. or slower
|
| Continuous shooting | Approx. 5.6 fps (JPEG: max. 30 frames, RAW / RAW+JPEG: max. 10 frames) Approx. 3.0 fps (JPEG: max. 50 frames, RAW / RAW+JPEG: max. 10 frames)
|
| Auto bracketing | AE Bracketing (±1/3EV / ±2/3EV / ±1EV) Film Simulation Bracketing (3 types of film simulation selectable) Dynamic Range Bracketing (100% · 200% · 400%) ISO Sensitivity Bracketing (±1/3EV / ±2/3EV / ±1EV) |
| Focus |
|
| White balance | Auto / Custom / Preset (Fine / Shade / Fluorescent light (Daylight) / Fluorescent light (Warm White) / Fluorescent light (Cool White) / Incandescent light) |
| Self-timer | 10 sec. / 2 sec. Delay |
| Flash | Manual pop-up flash (Super Intelligent Flash) Guide number: Approx. 7 (ISO200·m) |
| Flash modes |
|
| Hot shoe | YES (dedicated TTL Flash compatible) |
| LCD monitor | 3.0-inch, Aspect ratio 3:2, Approx. 920K-dot Tilt type TFT color LCD monitor (Approx. 100% coverage) |
| Movie recording | 1920 x 1080 30p, Continuous recording: up to approx. 14 min. 1280 x 720 30p, Continuous recording: up to approx. 27 min.
|
| Mode dial | Advanced SR AUTO / P / S / A / M / C (Custom) / Night / Landscape / Portrait Enhancer / SP (Scene Position) / Adv. |
| Film Simulation mode | PROVIA (STANDARD) / Velvia (VIVID) / ASTIA (SOFT) / CLASSIC CHROME / MONOCHROME / SEPIA |
| Dynamic range setting | AUTO / 100% / 200% / 400% |
| Advanced filter | Toy camera / Miniature / Pop color / High-key / Low-key / Dynamic tone / Soft focus / Partial color (Red / Orange / Yellow / Green / Blue / Purple) |
| Other photography functions | Auto Red-eye Removal, Setting (Color, Sharpness, D-range, Gradation), Multiple exposure, Depth of Field display, Histogram display, Framing guideline, Frame No. memory, Monitor Sunlight mode, Focus Peak Highlight, Date stamp, Fn button setting |
| Wireless transmitter |
|
| Playback functions | RAW conversion, Image rotate, Auto image rotate, Red-eye reduction, Photobook assist, Erase selected frames, Image search, Multi-frame playback (with micro thumbnail), Slide show, Mark for upload, Protect, Crop, Resize, Favorites |
| Wireless functions | Geotagging setup, Image transfer (Individual image / Selected multiple images), View & Obtain Images, PC Autosave, instax Printer Print |
| Other functions | PictBridge, Exif Print, Language selection, Time difference, Quick start mode, Silent mode |
| Terminal |
|
| Power supply | NP-W126 Li-ion battery (included) |
| Dimensions | 116.9mm (Minimum depth: 32.1mm / 1.3 in.) |
| Weight | Approx. 350g / 12.3 oz. (including battery and memory card) Approx. 300g / 10.6 oz. (excluding accessories, battery and memory card) |
| Operating Temperature | 0 – 40°C / 32 – 104°F |
| Operating Humidity | 10 – 80% (no condensation) |
| Battery life for still images | Approx. 410 frames*3 (with XF35mmF1.4 R lens) |
| Starting up period | Approx. 0.5 sec., when QUICK START mode set to ON Approx. 1.0 sec., when QUICK START mode set to OFF
|
| Accessories included | Li-ion Battery NP-W126 Battery Charger BC-W126 Shoulder strap Body cap CD-ROM (Viewer software, RAW File Converter etc.*4 ) Owner’s manual |
Desain ringkas
Mirip seperti pendahulunya, Fujifilm X-A2 hadir dengan fisik yang cukup mungil namun tetap nyaman digenggam. Bagian grip memang hanya berupa tonjolan kecil tapi cukup memberikan genggaman yang cukup saat digunakan dengan satu tangan. Tentunya dengan catatan kamera dipasangkan bersama lensa yang cukup ringan seperti lensa bawaannya atau lensa pancake 27mm f/2.8.
Kamera ini juga tampil manis dengan paduan logam dan bahan kulit imitasi yang terlihat mewah. Saat digenggam, bahannya juga terasa nyaman. Walaupun ringkas, kamera ini tetap dibekali kenop putar di dekat tombol shutter untuk mengatur setting seperti exposure compensation atau menavigasi menu dan gambar (di mode review).
Saat digunakan, kenop putar ini amat bermanfaat untuk menjalankan fungsi tersebut dengan cepat. Sayangnya, kenop ini cukup mudah terputar secara tidak sengaja sehingga setting exposure dapat berubah tanpa diinginkan. Pengaturan setting lainnya juga dapat dilakukan melalui tombol putar yang menyembul di dekat kenop putar tersebut.
Beralih antar mode pemotretan amat mudah dilakukan. Anda tinggal memutar kenop yang memuat ikon lambang scene mode dan P/S/A/M/C di sebelah kiri tombol shutter. Di bagian belakang, samping layar, tertata tombol-tombol yang biasa ditemukan di kamera digital. Seperti kamera Fujifilm lainnya, ada tombol Q yang berfungsi untuk mengatur fungsi fotografi mendasar dengan cepat.
Performa baik
Di atas kertas, Fujifilm X-A2 memiliki kinerja fokus yang cepat dan sepertinya cocok untuk memotret subyek apa pun termasuk aksi cepat seperti olahraga. Namun pada praktiknya, kinerja autofocusnya hanya cepat dan akurat untuk subyek yang diam pada cahaya yang memadai. Untuk kondisi minim cahaya, Anda harus memperhatikan subyek dan obyek yang dibidik.
Memindahkan hasil foto dan video dari kamera juga dipermudah dengan adanya fasilitas Wi-Fi. Saat dicoba dengan aplikasi FUJIFILM Camera di ponsel Android, proses pemindahan yang menggunakan Wi-Fi Direct berlangsung cepat. Sayangnya Anda tidak menggunakan aplikasi atau smartphone sebagai Remote Viewfinder.
Untuk sebuah kamera mirrorless, daya tahan baterainya tergolong baik. Dengan kombinasi foto tanpa dan dengan flash, baterainya mampu bertahan hingga sekitar 400 foto.
Cocok untuk selfie
Memotret di bawah sinar matahari juga dapat dilakukan dengan mudah, berkat adanya “Sunlight mode” pada layarnya. Tapi perlu diingat, tampilan gambar pada Sunlight Mode tidak akurat sehingga Anda harus memperhatikan histogram untuk memastikan akurasi exposure. Cara lain, Anda dapat memutar layarnya hingga 175 derajat untuk mengurangi efek sinar matahari yang terlalu kuat.
Hasil foto amat baik
Memotret memakai Fujifilm X-A2 dan lensa bawaannya mampu memberikan hasil yang memuaskan. Kami sengaja mengujinya hanya dalam mode JPEG.
Noise yang dihasilkannya cukup rendah pada kondisi malam hari, bahkan hingga ISO 3200 sekalipun. Masih dalam konteks pemotretan di malam hari, performa flash internal Fujifilm X-A2 termasuk baik dengan pengukuran kekuatan pencahayaan yang cukup bagus dan tidak terlalu kuat. Tentunya dengan catatan jarak antara fotografer dan subyek tidak terlalu dekat.
Gimana?
Keren banget kan kamea ini?
Jadi gak sabar untuk beli ^^













